MASA Pandemi Covid 19 telah melanda bangsa Indonesia dan dunia kurang lebih hampir 10 bulan lebih. Dampak dari Pandemi ini, membuat dunia pendidikan di Indonesia tidak bisa melakukan perkuliahan secara tatap muka termasuk Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretaris Tarakanita (STARKI) Jakarta. Semua kegiatan perkuliahan masih harus dilakukan secara daring. Hal ini juga mempengaruhi aktivitas kegiatan para mahasiswa termasuk kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Female Band STARKI.

Karena masih menjalankan sistem kuliah online, pertemuan perdana UKM Female Band STARKI akhirnya diadakan via Zoom. Dalam pertemuan pertama ini, UKM Female Band STARKI kedatangan lima anggota baru dari angkatan 2020 dan acara pertemuan pertama via zoom perdana ini diisi dengan agenda utama perkenalan anggota band baru dan yang lama. Pertemuan zoom pertama dilakukan pada 23 September 2020.

Usai pertemuan pertama, mereka kemudian menggelar kembali pertemuan kedua. Jika masa pandemi belum ada, kegiatan UKM Female Band biasanya dilanjutkan dengan acara latihan, namun karena tidak bisa dilakukan, maka mereka membuat kegiatan zoom lagi dan mengisi acara zoom ini dengan bermain game pada 8 Oktober 2020. Games yang mereka mainkan seperti games tebak judul lagu, melanjutkan lirik lagu dari kata terakhir yang dinyanyikan dan ditutup dengan bernyanyi bersama.

Baru dalam pertemuan Zoom yang ketiga, UKM Female Band STARKI bisa mewujudkan pertemuan secara online pengenalan alat musik. Dalam pertemuan ketiga ini, mereka mengikuti kegiatan perkenalan alat musik yang dimiliki anak band di rumah mereka masing-masing. Walaupun agak susah karena tidak bisa bertemu langsung, tetapi pertemuan ini dapat berjalan dengan lancar pada 28 Oktober 2020. Dalam tertemuan ini, beberapa anggota band memperlihatkan alat musik yang ada di rumah mereka seperti ada yang menunjukkan alat musik gitar, bass, ukulele, dan piano. Tidak semua anggota UKM Female Band bisa memperlihatkan alat musik mereka karena ada beberapa anggota yang tidak memiliki alat musik sama sekali.

Selama Pandemi ini, UKM Female Band juga tak mau berpangku tangan. Mereka tetap aktif berkegiatan misalnya membuat cover lagu yang sudah diposting di IG Sema STARKI dan IG Female Band sendiri. Kegiatan cover online ini memang agak sedikit berat karena para anggota UKM tidak bisa langsung bertemu dan membahas bagaimana lagu akan di arrangement serta ketidak-lengkapan alat musik di masing-masing rumah anggota band. Tetapi UKM Female Band bisa mencari jalan keluar dan akhirnya cover online bisa terlaksana dengan baik.

Proses pertama cover online,  para anggota UKM memilih lagu yang cocok dan bisa dibawakan secara bersama. Kemudian mereka memikirkan konsep yang akan dipilih dan dibawakan dalam cover online meliput persiapan alat musik dan perhitungan apakah cover online ini akan dibawakan dalam full band atau akustik. Setelah semua konsep dan bentuk arrangement ditentukan, mereka kemudian berlatih lagu yang sudah dipilih di rumah masing-masing. Khusus untuk lagu cover online yang membutuhkan full band atau membutuhkan banyak alat musik, contohnya seperti cover Semangat STARKI, UKM Female Band memilih satu perwakilan yang membuat musiknya terlebih dahulu agar suaranya solid tidak bertabrakan juga ketukan serta temponya bisa sama semua.

Khusus untuk akustik seperti cover online “La La Lost You” yang hanya dinyanyikan berdua, UKM Female Band tidak membuat musik terlebih dahulu karena hanya menggunakan satu alat musik. Setelah semua musik sudah siap, mereka kemudian mulai take video dan proses selanjutnya diedit dan disatukan menjadi satu video lengkap. Setelah video selesai, video tersebut kemudian di upload di Instagram Sema Tarakanita dan Female Band. Mereka sangat bersyukur dan senang karena cover online yang mereka buat menuai respon positif dari para pengunjung Instagram.

Menurut koordinator UKM Female Band Veronika Rahmi, selama masa Pandemi ini gerak aktivitas UKM mengalami kendala dalam latihan. Karena dengan aktivitas online kegiatan UKM mereka kurang bisa berjalan dengan baik karena tidak bisa bertatap muka dan beberapa anggota band tidak semuanya memiliki alat musik di rumahnya masing-masing. Kendala lainnya, kegiatan UKM juga tidak bisa berjalan maksimal karena anggota senior UKM tidak bisa mendampingi adik-adik anggota yang baru bergabung dalam bermain alat musik secara langsung.

Selain penuh tantangan, Rahmi juga menyadari bahwa teman-teman anggota UKM Female Band mengalami kerinduan yang sama untuk bisa latihan bersama di ruang band kampus STARKI. “Kita rindu aktivitas saat saling mencocokkan ketukan lagu dan saling sharing bagaimana cara bermain alat musik serta melodi lainnya,” pungkasnya.

ANS (Laporan: Gabriella Novianty – Staf Admahalum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *